Featured Post Today
print this page
Latest Post
Tampilkan postingan dengan label Ngawi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ngawi. Tampilkan semua postingan

Wisata Arca Banteng Ngawi Yang Terlupakan


Sungguh miris memang wisata Arca yang masyarakat setempat diberi nama Arca Banteng selain sepi pengunjung Lokasi wisatanya pun tak lagi terurus penjaga yang seharusnya setiap hari datang untuk membersih lokasi dia lakukan cuma beberapa hari sekali datang untuk melakukan tugasnya.
Lokasi Wisata Arca Banteng berada di Dusun Reco Banteng, Desa Wonorejo, Kecamatan Kedunggalar 22 Km dari Kota Ngawi Jawa Timur. Sesuai dengan namanya, Arca Banteng tentunya berupa benda–benda . Arca Banteng adalah benda purbakala peninggalan jaman Kerajaan Majapahit.
Pada jaman dahulu ada sebuah Dusun yang jauh dari keramaian dan hanya di huni oleh beberapa warga saja,  pada tahun 1938 sesepuh Dusun Karang Belek yang bernama mbah Soikromo. Beliau menuturkan kepada warganya bahwa beliau mendapatkan petunjuk dari para leluhur untuk membongkar gundukan tanah aneh yang berada disebelah selatan dusun.

Di katakan aneh karena gundukan tanah tersebut selalu di tunggui/dijaga oleh hewan-hewan liar yang disebut Banteng. Setelah disetujui oleh semua warga, tepatnya pada hari Jum’at Legi dengan menggunakan cangkul Mbah Soikromo dan semua warga membongkar gundukan tanah itu dan menemukan 2(dua) patung peninggalan leluhur yang beragama Hindu Siwa, patung tersebut bernama Ganesha dan Nandi. Setelah penemuan itu Mbah Soikromo hendak mengganti nama dusun Karang Belek dengan nama baru dan sekaligus memberi nama temuan tersebut. Karena sebelum di temukan Arca semua warga melihat suatu kejadian aneh yakni melihat banyak hewan Banteng maka nama dusun dan penemuan tersebut dinamakan Arca Banteng/Reco Banteng.
Jika anda penasaran dengan Arca tersebut, silahkan anda datang langsung ke lokasi wisata Arca Banteng yang berada di Dusun Reco Banteng.

Apa Itu D.O.C ????


DOC merupakan perkumpulan dari beberapa pemilik usaha outlet sekecamatan kedunggalar. Kepanjangan dari DOC sendiri adalah "Doenggalar Outlet Community" yang diketuai oleh kang Edi sebagai pemilik outlet "Fitri Cell" dan wakilnya kang Liadona S.A sebagai pemilik "Sheva Cell". Awal mula terbentuknya DOC sendiri berlandaskan atas kesadaran dan rasa solidaritas dari semua pemilik outlet sekecamatan kedunggalar yang begitu kuat untuk membentuk suatu komunitas sebagai wadah tukar pendapat dan saling tukar informasi.
Berawal dari situlah kang Edi bersama kang Dona menjembatani keinginan mereka dengan mendatangi seluruh outlet sekecamatan Kedunggalar untuk melakukan pendataan serta diajak bersama mengadakan kegiatan musyawarah yang disertakan dengan arisan. Pertemuan pertamapun sudah menuai hasil yang positif yaitu selain terbentuknya nama DOC dan membuat Struktur organisasi itu sendiri. Seluruh anggota DOC sepakat menaikan harga pulsa senilai 1000 Rupiah hal ini dilakukan karena naiknya harga BBM dan bahan pokok yang semakin hari semakin mahal.
DOC yang awalnya beranggotakan belasan outlet seiring berjalanya waktu anggotanya mulai bertambah  kini anggota DOC mencapai limapuluhan outlet. Berikut ini sebagian dari anggota DOC :
Ketua                      : Edy (Fitri Cell) Pohjagal
Wakil/Bendahara   : Liadona S.A (Sheva Cell) Jatigembol
Anggota                  : Rahayu Cell (Hatta Fauzi) Pulorejo Kedunggalar
                                : Andik Cell (Andik) Kedunggalar
                                : Endys Cell (Puji) Kedunggalar
                                : Kedunggalar Cell (Aziz) Kedunggalar
                                : RHyono Cell (Rhony) Kelompok Banjarejo
                                : Harum Prima (Yogho) Sidowayah
                                : Rani (Rani) Sidowayah
                                : Irawan Cell (Fuardi Irawan) Kawu Trinil
                                : JGby Cell (Supriyono) Wonokerto
                                : Ria Cell (Candra) Wonokerto
                                : Arik Anggoro (Goyong) Wonokerto
                                : Budi Cell (Budianto Teguh S) Wonokerto
                                : Lawu Cell (Anjar R) Kedunggalar
                                : Famaly (Yudo) Kedunggalar
                                : Wina Cell (Munawir) Plosorejo Kedunggalar
                                : Ajenk Cell (Praha) Plosorejo Kedunggalar
                                : Edelweis Cell (Anto) Plosorejo Kedunggalar
                                : Hera Cell (Waluyo) Plosorejo Kedunggalar
                                : Inno Cell (Yoseph) Kaliwowo Kedunggalar
                                : VieDie Cell (Andyka) Kaliwowo Kedunggalar
                                : Farma Cell (Gandhi) Kaliwowo Kedunggalar
                                : Bima Sakti Cell (Mashuri) Kaliwowo Kedunggalar
                                : Yosfi Cell (Yusuf Efendi) Mbirjo
                                : Saiba Cell (Syamsudin) Begal Kedunggalar
                                : Juragan Pulsa (Agus Sutikno) Begal Kedunggalar
                                : Shofi Cell (Ibnu Yasin) Gebung Katikan Kedunggalar
                                : Jajux Pulsa (Jajuk) Begal Kedunggalar
                                : Caren Pulsa (Samini) Begal Kedunggalar
                                : Covi Pulsa (Eko) Begal Kedunggalar
                                : Mincuk Pulsa (Fudin) Kopenan Begal Kedunggalar
                                : Hans Pulsa (Dwi Hantoro) Begal Kedunggalar
                                : Totox Pulsa (Totok) Begal Kedunggalar
                                : Arini (Dwi Arini) Begal Kedunggalar
                                : Mur Pulsa (Mur) Begal Kedunggalar
                                : Faqih Pulsa (Tri Hariyanto) Kopenan Begal Kedunggalar
                                : Dodix Pulsa (Dodik) Kopenan Begal Kedunggalar
Misi dari DOC itu sendiri adalah "Menjadikan Outlet Pulsa Berbisnis Pulsa Lebih Mudah Cepat dan Akurat Sehingga Masyarakat Dapat Melakukan Pembelian dan Pembayaran di Loket Pembayaran Anggota DOC Terdekat dari Rumah Tinggal Dengan Cepat, Tepat dan Akurat". Sekian sedikit info dari kami semoga bermanfaat. untuk lebih jelasnya silakan kunjungi http://www.doenggalaroutletcommunity.org/.

Pemuda Ini Raih Sukses Di Desa Dengan Menanam Melon Ngawi

Pemuda kelahiran asli kota Ngawi bernama Agus Sodiq Mengatakan kalau ingin mengurai kisah melon ngawi berawal dari tahun 1990. Pada saat itu, konon ada ahli melon dari “luar” (katanya dari Thailand) melakukan percobaan penanaman melon di Ngawi (Jawa Timur), tepatnya di kecamatan Paron. Hasilnya memuaskan lalu menarik minat petani di situ untuk ikut menanamnya. Dari sini melon hasil coba di Paron berkembang ke kecamatan lainnya di kabupaten Ngawi itu. Karena Ngawi dianggap sebagai ‘pionir’ maka melon jenis ini menjadi terkenal sebagai melon ngawi.

Keberhasilan Ngawi menanam melon jenis itu memancing daerah lain untuk menanamnya. Sekitar 1992 giliran Sragen dan Sukoharjo (Jawa Tengah) menanamnya. Dari sini masuk ke Ponorogo (Jawa Timur) terus tahun 2000 masuk ke Purwadadi (Jawa Tengah). Sekarang ini, melon yang dikatakan sebagai melon ngawi sudah dibudidayakan petani di sekitar Kudus, Jepara, Pati (Jawa Tengah), juga Nganjuk (Jawa Timur) dan daerah lain di Jawa.Sebelum memiliki lapak itu, 1992 – 1995 beroperasi di lapangan sebagai penebas terutama di Sukoharjo. Waktu itu Sukoharjo menjadi salah satu sentra penanaman melon selain Ngawi dan Sragen. Cerita Muslim, penyebaran itu tak lepas dari peran tenaga kerja dari masing-masing daerah. Rupanya, ketika Ngawi mengembangkan melon, tenaga kerjanya dari luar daerah. Setelah kembali ke daerah masing-masing, mereka mengembangkan sendiri melon yang sama di tempat tinggalnya. Di antara mereka adalah tenaga kerja dari Purwadadi yang juga memanfaatkan penyuluh pertanian dari Ngawi.
Berangkat dari situlah melon ngawi menjadi “trademark” para pedagang meskipun bisa jadi melon itu datangnya bisa dari Sukoharjo, Ponorogo, Purwodadi, Nganjuk, juga Kulon Progo (DIY), dll. Tetapi nama melon ngawi’ itu sendiri muncul dari para pedagang buah di Pasar Induk Kramat Jati dan sekitarnya.
Melon ngawi merupakan ‘melon F-1 Hybrid variatas Action 434’. Buahnya bulat, bobotnya 2,1 – 4,0 kg. Kulit buah berjaring, warna hijau kuning. Umur panen 60 – 65 hari. Daging buahnya tebal, warna hijau kuning, aromanya tidak begitu tajam. Buah tahan disimpan lama dan dikirim ke tempat jauh. Potensi produksi 30 -40 ton perhektar. Melon ini bisa beradaptasi pada daerah sampai 600 m d.p.l. “Melon ‘Action” paling laku. Kulit dan urat tebal, daging padat, tebal, dan tahan lama, tidak gampang busuk. Kalau ‘Sky Rocket’ lebih harum tapi tidak tahan lama. Sehari dua hari sudah lembek,” tutur pemuda yang pernah merantau di kota Batam.
Agus yang membantu orang tuanya bertanam melon menambahkan, ‘Action’ tahan penyakit. Jenis lain yang pernah ditanam tapi gagal adalah Fresh dan Starr.
Menurut pemuda yang rupawan ini bobot buahnya 2,0 – 3,0 kg atau rata-rata 2,5 kg. Aroma buah sedikit harum dan rasanya manis. Daging buah tebal. Dan yang paling ditonjolkan dari ‘Leader’ adalah tahan penyakit daun, yang merupakan penyakit yang banyak menyerang melon Ngawi terutama saat penanaman dilakukan hujan masih turun.
Mengenai rasa manis buah, Agus juga membuat catatan lagi. Rasa manis terbentuk justru saat buah belum membentuk net (umur di bawah 40 – 50 hari). “Kalau net sudah terbentuk, dan rasa buah tidak manis, berarti saat dipanen rasa buah tidak akan manis. Tetapi kalau sampai panen buah tidak mengeluarkan net, buah tidak ada rasanya alias hambar,” tegas Agus Sodiq.
Kemudian kaitannya dengan kualias atau kelas buah, tutur pemuda yang masih lajang dan menjomblo ini, buah yang netnya tidak sempurna masuk ke Kelas C. Kalau melon Kelas A, netnya rapat, tidak ada luka, performa buah sempurna, bobot buah di atas 2,0 kg. Yang Kelas B, seperti Kelas A tapi bobot buah 2,0 kg ke bawah. Sedangkan yang betul-betul tidak ngurat masuk Kelas plonco atau melon gundul. Biasanya melon ini tidak diambil penebas dan masuk pasar local. 

Hal Unik Dibalik Eksotisnya Air Terjun Teleng Di Bumi Perkemahan Selondo Ngawi

Selondo merupakan sebuah lokasi atau tempat wisata keluarga yang perlu diperhitungkan sebagai referensi anda untuk mengisi acara liburan keluarga anda. Bumi Perkemahan yang terletak di Desa Ngrayudan, Kecamatan Jogorogo, Kabupaten Ngawi, berjarak 30 Km dari pusat kota Ngawi ini meiliki lokasi yang cukup srategis.  Letaknya yang berada di kaki Gunung Lawu membuat Selondo memberikan hawa yang sangat sejuk dan nyaman.
Selondo berasal dari kata selo(jawa) yang mempunyai arti batu dan ondo(jawa) yang mempunyai arti tangga, Selondo berarti tangga batu. Kawasan ini biasa digunakan sebagai Bumi Perkemahan (buper) oleh anak-anak Pecinta Alam maupun Pramuka dan PMR. Pemandangan yang indah berlatar belakang hutan pinus serta kesejukan udara pegunungan mendukung kegiatan adventure dan penjelajahan serta out bond.
Medannya yang naik turun cocok untuk menguji kekuatan fisik para pengikut organisasi kemanusiaan maupun kemasyarakatan. Terdapat pula sebuah sungai yang indah dengan jembatan layang yang membelah sungai tersebut, terdapat pula area rock climbing bagi yang punya nyali dan bernuansa meningkatkan adrenalin.
 Selain wahana yang ditawarkan tersebut sekarang Bumi Perkemahan Selondo telah di bangun kolam renang yang cocok untuk keluarga anda. Karena kolam renang tersebut dibangun dengan dua kolam renang. Kolam renang utama memiliki kedalaman sekitar 2m ini dikususkan untuk kolam renang dewasa sedangkan kolam renang yang memiliki kedalaman setengah meter dikususkan untuk anak-anak.
Selain itu tak banyak yang tau kalau Bumi Perkemahan Selondo memiliki sebuah air tejun yang eksotis yang biasanya masarakat sekitar menyebutnya air terjun Teleng. Untuk mencapai dilokasi air terjun ini memerlukan tenaga ektra karena tidak ada alat bantu transportasi untuk menuju kesana. Anda harus berjalan kaki sekitar 30menit untuk menuju air terjun  melalui jalan setapan memang cukup melelahkan akan tetapi rasa lelah dan capek anda akan terobati bila mana anda sudah mencapai lokasi air tejun teleng tersebut. Rasa capek dan lelah anda akan terobati dengan keindahan pesona air terjun teleng tang begitu asri dan jarang dijamah manusia ini.
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. zona Informasi Seputar Ngawi 2021 - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger